Rabu, 28 Oktober 2015

Bilal dan Adzan Terakhirnya

Rabu, 28 Oktober 2015 10:00 WIB


“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)




Semenjak Rasulullah wafat, Bilal menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengumandangkan adzan lagi.

Ketika Khalifah Abu Bakar memintanya untuk menjadi muadzin kembali, dengan hati pilu nan sendu bilal berkata: "Biarkan aku hanya menjadi muadzin Rasulullah saja. Rasulullah telah tiada, maka aku bukan muadzin siapa-siapa lagi."

Urusan Loe Urusan Gue Juga

Oleh : Muhammad Nuzul Dzikri, Lc.
“ … Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan memudahkan baginya jalan menuju ke surga …” (HR. Muslim)
Materi
Di masyarakat kita sekarang khususnya generasi muda, nilai-nilai ukhuwah sudah mulai luntur. Orang tidak mau diganggu privasinya, tidak mau dikritik, tidak mau dinasehati, tidak mau diarahkan. Bahkan ketika dinasehati selalu bilang “bukan urusan elo”.
Justru di beberapa sisi sebagai umat Islam urusan "elo urusan gue juga" bukan karena hal negatif tapi karena sabda Nabi Shallallaahu `Alaihi Wasallaam.
HR: "Ilustrasi tentang rasa cinta umat Islam saling menyayangi diantara mereka ibarat satu tubuh, apabila satu anggota merasakan sakit maka semua anggota tubuh yang lain ikut merasakan sakitnya."

Selasa, 13 Oktober 2015

Kejamnya Waktu Shubuh


http://radioelnury.com/wp-content/uploads/2015/01/subuh.jpgAssalammu'alaikum.Wr.Wb

SAUDARAKU,
Allah SWT bersumpah dalam Al Fajr :“Demi fajar (waktu Subuh)”. Kemudian dalam Al Falaq Allah mengingatkan:“Katakanlah! aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai waktu subuh”.
Ada apa sebenarnya di balik waktu Subuh? Mengapa Allah sampai bersumpah demi waktu Subuh? Dan mengapa pula kita harus berlindung kepada yang menguasai waktu Subuh? Apakah waktu Subuh sangat berbahaya?
Ya, ternyata waktu Subuh memang benar-benar sangat berbahaya! Waktu Subuh itu lebih kejam dari sekawanan perampok bersenjata api. Waktu Subuh bisa lebih menyengsarakan dari derita kemiskinan. Waktu Subuh bahkan lebih berbahaya dari kobaran api yang disiram bensin!
Saudaraku,

Sabtu, 10 Oktober 2015

Anjuran Menuntut Ilmu Dalam Islam

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgA_azE2IiXAGpWGS2CZH54uPBwke6ef8AxRZcML35g3XX9EkJn243NSud0GpCoq1tQMt9IeSh4EnFSQildaprerjm03MC3W3e7r8vLBlgCzvWocrDU3TeMj7MqS1hOJiyWVG2yg3B0/s1600/seindah+cinta+islam+1.jpgManusia dilahirkan dan datang ke dunia ini dalam keadaan polos, telanjang, buta ilmu pengetahuan, walaupun ia dibekali dengan kekuatan dan pancaindera yang dapat menyiapkannya untuk mengetahui dan belajar.

Allah swt. berfirman:

 “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam Keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan dan hati, agar kamu bersyukur.” (An-Nahl 78).
Maka pendengaran, penglihatan dan akal ialah alat-alat yang diberikan oleh Allah kepada manusia untuk digunakannya memperoleh pengetahuan dan merupakan jendela-jendela yang melaluinya orang dapat menjenguk ke alam yang luas untuk mengetahui rahasia-rahasianya, kemudian mengambil manfaat dari apa yang Allah telah mengisinya untuk kemakmuran, kebahagiaan dan kelestarian hidup manusia, makhluknya yang diamanatkan untuk menjadi khalifah-Nya di atas bumi ini.

Kamis, 01 Oktober 2015

Laksanakan Shalat Tepat Waktu, Ini Dia Keutamaannya



بِسْـــــــــمِ ﷲِالرَّحْمَنِ الرَّحِيم /Bismillahirrahmanirrahim‎ 

ALLAH SWT adalah pemilik waktu. maka bagi siapa saja yang menjaganya, maka ia akan mendapatkan apa yang ada di dalam lingkaran waktu tersebut. Dalam banyak hadits Rasulullah SAW disebutkan bahwa salah satu amal yang paling mulia adalah shalat di awal waktunya. Di mana Allah SWT menjaminnya dengan surga.
Allah SWT berfirman,
“Peliharalah semua shalat (mu), dan (peliharalah) shalat wustha. Berdirilah karena Allah (dalam shalatmu) dengan khusyuk.” (QS. Al-Baqarah [2] : 238

Adakan Pesta Ulang Tahun untuk Anak, Bolehkah?


Assalammu'alaikum.Wr.Wb

Izinkan kami berbagi tentang "Perayaan Ulang Tahun"

Sebagai orang tua, memberikan yang terbaik untuk anak adalah suatu hal yang menjadi keharusan. Sebab, orang tua biasanya akan lebih bahagian ketika melihat anaknya pun bahagia. Maka, ketika ada momen-momen tertentu, salah satunya hari kelahiran buah hati, orang tua tentu akan membuat sesuatu yang menurutkan membuat buah hati bahagia.
Mengadakan pesta ulang tahun pada hari kelahiran buah hati, itulah yang kebanyakan orang tua lakukan untuk membahagiakan anak. Lalu, apakah hal itu diperbolehkan?
Menggembirakan anak adalah tabiat pokok yang selalu ada dalam jiwa tiap manusia. Tetapi harus dicegah terjadinya pemborosan atau gangguan yang dapat merugikan diri atau orang lain. Karena itu disunnahkan untuk mengadakan akikah pada hari ketujuh, keempat belas atau kedua puluh satu.
Ada pun pesta ulang tahun lengkap dengan tata cara seperti lazimnya dilakukan, yaitu dengan menyalakan lilin dan menyanyikan lagu ulang tahun dan memotong kue ulang tahun dan acara-acara lainnya yang tak jauh berkisar dari hal-hal seperti itu, semuanya tidak ada dalam ajaran Islam. Hari-hari tertentu yang dirayakan dan tidak sesuai dengan ajaran Islam, hukumnya haram menurut syariat. Tiap muslim terikat dengan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Sebaiknya biaya untuk pesta itu diberikan kepada fakir miskin atau badan sosial, pendidikan dan dakwah Islam

Sumber: Anda Bertanya Islam Menjawab/Karya: Prof. Dr. M. Mutawalli asy-Sya’rawi/Penerbit: Gema Insani