Jumat, 18 Maret 2016

Para Remaja, Ayo Berhijrah

 
Pas denger kata hijrah, mungkin masih banyak diantara kita yang langsung ngeh ke sejarah tentang “Hijrah Rasulullah dari mekkah ke Madinah”, atau  lagunya  The Changcuters yang sempat booming tahun 2005 lalu dengan judul “Hijrah ke London”. Dari sana, kita bisa tau bahwa arti hijrah itu adalah pindah. Tul gak?

Rupanya, pengertian hijrah tidak sesederhana itu sob. Namun ia memiliki arti yang lebih luas. Sederhananya, hijrah itu artinya pindah, menjauhi atau menghindari. Pertanyaannya, menghindari apa dan pindah kemana?

Hijrah itu perlu tujuan

Si Oni ngerasa ga nyaman kalo buku bukunya tergeletak di ruang tamu berhubung temennya mau dateng kerumah, maka Oni meng-Hijrahkan (baca : memindahkan) bukunya ke kamar. Terus si Oni bilang : Bentar sob! Gue mau Hijrahin buku dulu! ?!#!! Kira kira, gimana reaksi temen si Oni? Hehehe.

Ukhuwah dan Ashobiyah

 


Ukhuwah Islamiyyah adalah salah satu nikmat terbesar yang Allah anugerahkan kepada setiap diri kaum muslimin. Ukhuwah (persaudaraan) yang dilandasi oleh nilai-nilai Islam akan membuahkan peradaban yang luar biasa sebagaimana yang telah Nabi dan para sahabatnya aplikasikan.
Sehingga rasa persaudaraan dan kepekaan kepada sesama muslim sangat luar biasa meskipun mereka datang dan memeluk Islam dengan suku dan ras yang berbeda. Akan tetapi, nyaris kita tidak temukan di tengah-tengah kaum Muhajirin dan Ansar perbedaan yang meretakkan persaudaraan tersebut, serta membuang sifat fanatisme golongan (Ashobiyah) dikalangan mereka. Jika demikian, pantaslah Islam jaya di muka bumi saat itu dan ditakuti oleh musuh-musuhnya.
Buah dari persaudaraan Muhajirin dan Ansar yang diciptakan oleh Rasulullah, mampu menguasai pasar Madinah yang kala itu didominasi oleh orang-orang Yahudi.